Sunday, November 23, 2014

Tingkatan Hacker


Dalam dunia hacking, ada 5 tingkatan hacker dilihat dari kemampuan yang dimilikinya. Yaitu :

1. Lamer

Mereka adalah orang tanpa pengalaman dan pengetahuan yang ingin menjadi hacker. Mereka biasanya membaca atau mendengar tentang hacker dan ingin menjadi seperti mereka. Penggunaan komputer mereka hanyalah untuk main game, tukar-menukar software bajakan. Melakukan hacking menggunakan perangkat lunak trojan, nuke, dan DoS. Karena banyak kekurangan untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai tingkat developed kiddie atau script kiddie saja.

2. Script Kiddie

Script Kiddie seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari Graphic User Interface (GUI). Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti dan menyusahkan hidup pengguna Internet.

3. Developed Kiddie

Sebutan developed kiddie karena umur kelompok ini masih muda (ABG) dan masih sekolah. Mereka membaca tentang metode hacking dan caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil dan memproklamasikan kemenangan ke peretas lainnya. Umumnya mereka masih menggunakan (GUI) dan baru belajar hal dasar dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi. 

4. Semi Elite

Mereka mempunyai kemampuan dan pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya (vulnerability)). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecil program cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh hacker tingkat ini. Namun terkadang oleh para Elite mereka sering kali dikategorikan Lamer.

5. Elite

Elite merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka memahami sistem operasi sisi luar dan dalam, mampu mengkonfigurasi dan menyambungkan jaringan secara global, mampu melakukan pemrograman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka biasanya efisien & terampil menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman yang dapat memasuki sistem tanpa terdeteksi, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data yang ditemui. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.

Sumber : http://unikboss.blogspot.com/2010/11/5-tingkatan-dalam-dunia-hacker.html

Sejarah Hacker

    Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an di antara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Mereka merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan berkutat dengan sejumlah komputer mainframe.
   Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.
   Di tahun 1983, istilah hacker berubah menjadi negatif karena pada tahun itu FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwauke AS, 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah setelah membobol 60 unit komputer.
   Sejak saat itu, istilah hacker jadi memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah hacker dan cracker. Padahal itu adalah cracker, cracker menggunakan celah-celah keamanan untuk menyusup dan merusak suatu sistem.